Analysis of Vulnerability Population to Landslides, Selo Boyolali District
DOI:
https://doi.org/10.53824/ijddi.v2i1.8Keywords:
vulnerability, landslide, vulnerability, population, scoring.Abstract
Selo district is an area prone to landslides proven to be 32 events in a period of 10 years however, has a population of 29,342 people. The population is spread on moderate landslide vulnerability to very high landslide vulnerability. The purpose of this study was to determine the distribution of landslide vulnerability in the District of Selo and determine the vulnerability of the population to landslides in the District of Selo. Research using descriptive survey methods utilizing numerical data processed through ArcGIS with scoring and overlay processing. Selo District is dominated by moderate population vulnerability to high landslides.
References
Adiyoso, Wignyo. 2018. Manajemen Bencana Pengantar Dan Isu-Isi Strategis. Jakarta : Bumi
Aksara.
Afiyat Setiawan Meifiyanto. 2017. Analisis Kerawanan dan Kejadian Tanah Longsor Di Kabupaten
Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Skripsi. Surakarta : Fakultas Geografi UMS.
Anies. 2018. Manajemen Bencana Solusi Untuk Mencegah dan Mengelola Bencana. Yogyakarta :
Gosyen Publisbing.
Anonim. 2002. WHO Drug Information, Vol 16, No.3. Geneva: World Health Organization.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. 2013. Indeks Risiko Bencana Indonesia. Jakarta : BNPB
Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. 2016. RBI RISIKO BENCANA INDONESIA.
Badan Penanggulangan Becana Daerah Kabupaten Boyolali, 2019. Daerah Rawan Longsor di
Kabupaten Boyolali, [online] www.bpbd.boyolalikab.go.id[8Agustus 2019].
Badan Pusat Statistik Kecamatan Selo. 2018. Kecamatan Selo Dalam Angka 2018, [online]
www.bpbd.selokec.go.id.[8 Agustus 2019].BAKORNAS PB. 2002. Arahan Kebijakan Mitigasi Bencana Perkotaan di Indonesia. Jakarta: Badan
Koordinasi Penanggulangan Bencana.
Departemen Kehutanan. 1990. Undang Undang No.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sourcedaya
Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jakarta: Dephut.
Diposaptono, Subandono. 2009. Menyelamatkan Diri Dari Tsunami. Bogor : PT. Sarana Komunikasi
Utama.
Djaali dan Muljono, P. 2007. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta : Grasindo.
Dony M Sihotang. Metode Skoring dan Metode Fuzzy dalam Penentuan Zona Resiko Malaria di
Pulau Flores. JNTETI, Vol. 5, No. 4, November 2016.
Giyarsih, Sri Rum. 2012. Aspek Sosial Banjir Lahar. Yogyakarta : Universitas Gajah Mada.
Habibi, Marbruno dan Imam Bukhori. 2013. Model Spatial Kerentanan Sosial Dan Ekonomi
Kelembagaan Terhadap Bencana Gunung Merapi. Universitas Diponegoro. Jurnal Teknik
PWK Volume 2 Nomor 1. [online] http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/pwk [akses:17
Februari 2020].
Hardiyatmo, Hary Cristandy. 2006. Penanganan Tanah Longosr dan Erosi. Yogyakarta : Gadjah
Mada University Press.
Hardjono, Imam. 2015. Vulkanologi Dan Mineralogi Petrografi. Surakarta : Muhammadiyah
University Press.
Hermon, Dedi. 2015. Geografi Bencana Alam. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Hizbaron dan Ma'rif. 2015. Strategi Menuju Masyarakat Tangguh Bencana. Yogyakarta: Paradigma
Purba, Jonny. 2005. Pengelolaan Lingkungan Sosial. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Karnawati, Dwikorita. 2005. Bencana Alam Gerakan Massa Tanah di Indonesia dan Upaya
Penanggulangannya. Yogyakarta : Jurusan Teknik Geologi Fakultas Teknik Universitas
Gadjah Mada.
Kartomo Wirosuhardjo. 1986. Kebijaksanaan Kependudukan dan Ketenagakerjaan di Indonesia.
Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Latief, Hamzah., Sunendar, Haris., Hadi, Safwan., Sengara, I Wayan., Rahayu, Harkunti P. 2010.
Bencana Kelautan Mengelola Resiko Bencana Negara Maritim Indonesia: Bencana
Kebumian, Kelautan, dan Atmosferik. Bandung : Institut Teknologi Bandung
Lembaga Demografi FEUI. 2015. Dasar Dasar Demografi. Jakarta : Salemba Empat.
Muawanah, Afi. 2017. Analisis Risiko Kerentanan Sosial Dan Ekonomi Terhadap Bencana
Longsorlahan Di Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung. Skripsi. Surakarta :
Fakultas Geografi UMS.
Nazir, Moh. 2014. Metode Penelitian. Bogor : Gralia Indonesia.
Priyono, Kuswaji Dwi dkk. 2006. Analisis Tingkat Bahaya Longsor Tanah Di Kecamatan
Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara. Laporan Penelitian Reguler. Surakarta : Universitas
Muhammadiyah Surakarta.Priyono, Kuswaji Dwi dkk. 2006. Model Konservasi Bedasarkan Faktor Pemicu Dominan Pada
Berbagai Tipe Longsoran Melalui Citra Landsat di Kabupaten Banjarnegara. Surakarta :
Universitas Muhammadiyah Surakarta. Laporan Penelitian PHK-A2.
Republik Indonesia. 2007. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan
Permukiman. Jakarta : Sekertariat Negara.
Republik Indonesia. 2007. Undang – Undang UU No.24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan
Bencana. Jakarta : Sekertariat Negara.
Rudiyanto.2010. Analisis Potensi Bahaya Tanah Longsor Menggunaan Sistem Informasi Geografis
(SIG) Di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Skripsi. Surakarta : Fakultas Geografi UMS.
Rusmiyati, Chatarina. 2012. Penanganan Dampak Sosial Psikologis Korban Bencana Merapi. Jurnal
Informasi, Vol 17, No. 02 Tahun 2012.
Dibyosaputro, Suprapto. 1992. Longsorlahan Di Daerah Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo.
Yogyakarta : Fakultas Geografi UGM.
Sartohadi, Junun, dkk. 2012. Pengantar Geografi Tanah. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Suharjo, dkk. 2017. Geomorfologi Dasar Dinamika Permukaan Bumi Dan Dampaknya Terhadap
Manusia Di Bebagai Lingkungan Bentang Lahan. Surakarta : Muhammadinya University
Press.
Wardyaningrum. 2015. Modal Sosial Inklusif dalam Bencana Jaringan Komunikasi. Jurnal Asosiasi
Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM). Volume 3, Nomor 1 Juli 2016 (hal 33-35).
Wiarto, Giri. 2017. Tanggap Darurat Bencana Alam. Yogyakarta : Gosyen Publisbing.
Wignyosukarto, B. 2007. Pengelolaan Sourcedaya Air Terpadu dalam Upaya Pencapaian Tujuan
Pembangunan Millenium 2015. Yogyakarta : Pidato Pengukuhan Guru Besar FT UGM.
Hapsoro, Arsiadi Wisnu dan Imam Bukhori. 2015. Kajian Kerentanan Sosial Dan Ekonomi Terhadap
Bencana Banjir (Studi kasus : Wilayah Pesisir Kota Pekalongan). Universitas Diponegoro.
Jurnal Teknik PWK Volume 4 Nomor 4. [online]
http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/pwk. [akses: 17 Februari 2020].
Yunus, Hadi Sabari. 2010. Metodologi Penelitian Wilayah Kontemporer. Yogyakarta : Pustaka
Pelajar.
Downloads
Published
Versions
- 2023-01-10 (2)
- 2022-06-18 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Anggun Deristani , Jumadi, Kuswaji Priyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




